Acian Semen vs TR-30 Acian Putih

Harga 

Acian Semen vs 

 

TR-30 Acian Putih




Kualitas Acian  
Acian 
Semen
TR-30 
Acian Putih
1.
Bonding Lebih Kuat dan Fleksibel
✔︎
2.
Mengurangi Retak
✔︎
3. 
Aplikasi Lebih Cepat
✔︎
4.
Alkali Rendah
✔︎

Kualitas TR-30 Acian Putih Lebih Baik !

                                                              
Harga Bahan dan Upah
Acian 
Semen
TR-30 
Acian Putih
Harga / Sak
50,000 rp.
95,000 rp.
M2 Acian / Sak
15 m2
20 m2
Harga / M2 Acian (Bahan)
3,333 rp./m2
4,750 rp./m2
M2 Acian / Hari
15 m2
30 m2
Upah Acian (150,000/hari/orang)
10,000 rp./m2
5,000 rp./m2
Lapisan Plamir (Bahan dan Upah)
4,000 rp/m2
Harga Total
17,333 rp./m2
9,750 rp./m2

Nota: Harga diperbarui tahun 2020
TR-30 Acian Putih Lebih Murah
Hemat 7,583 rp./m2 atau 
151,660 rp./sak 40kg


Cat Lebih Ekonomis
Acian 
Semen
TR-30 
Acian Putih
Satu Lapis Cat Interior
6,000 rp./m2
0 rp./m2
Satu Lapis Cat Exterior
10,000 rp./m2
0 rp./m2
 
Termasuk Harga Cat
Harga TR-30 Acian Putih Lebih Murah
Sampai 350,000 rp/sak Lebih Murah

Pasti Pilihan TR-30 Acian Putih
Lebih Bagus
Lebih Praktis
Lebih Ekonomis
 

Perbaikan Kerusakan dari Gempa

Metode Konstruksi di Indonesia
Banyak daerah di Indonesia berada pada wilayah yang berisiko tinggi terhadap gempa bumi, karena itu bangunan harus mampu bertahan agar tidak runtuh apabila ada pergerakan (Gempa Bumi). Indonesia saat ini belum memiliki SNI komplet yang diatur oleh Peraturan Pemerintah mengenai kontruksi rumah, kualitas bahan, dan standar bangunan.
Salah satu narasumber yang sangat ahli mengenai rincian teknis pembangunan perumahan untuk menahan kerusakan gempa adalah Ir. Teddy Boen. Beberapa karya tulis Ir. Teddy Boen banyak tersedia di internet. Karya tulis Ir. Teddy Boen mudah ditemukan dengan menggunakan namanya sebagai kata kunci dalam pencarian di internet.

Metode pembangunan rumah telah berkembang dari masa ke masa dan mengikuti 2 sistem dasar yaitu :
A. “Bound Masonry”  atau confined Masonry  atau bangunan yang saling terikat 
Sistem Ini banyak digunakan untuk rumah satu lantai dan untuk desain sederhana rumah tingkat dua. Struktur baja digunakan pada kolom dan balok beton bertulang yang terikat dengan pasangan bata. Bata dapat menambah kekuatan total rumah dalam menahan atap dan beban lainnya yang ditopang oleh dinding. Bata ini terikat dengan kolum Praktis, kolom sudut utama dan ring balok.

Rangka Struktur

B. “Structural Frame” atau Rangka Struktur
Sistem ini digunakan untuk bangunan multi bertingkat lebih dari 2 lantai dan untuk desain rumah non sederhana. Desain non sederhana mungkin memiliki bentuk yang tidak beraturan atau bukaan besar yang membutuhkan desain teknik.
Struktur ini dirancang oleh seorang insinyur sipil yang biasanya disusun oleh kolom dan kerangka balok beton bertulang. Setiap lebar 3 cm dari pasangan bata diikat dengan Kolum Praktis yang menempelkan ke lantai dan balok untuk mencegah dinding panel jatuh/lepas dari struktur selama gempa bumi.
Earthquake Damage
Tingkat perbaikan akan tergantung kepada tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh gempa dan kemampuan struktur dan pondasi rumah dalam menahan goncangan. Setiap kerusakan struktur harus diperiksa oleh seorang insinyur struktural yang dapat memutuskan apakah rumah memungkinkan untuk diperbaiki atau untuk amannya rumah harus dibongkar.
Rangka baja penyangga sementara mungkin diperlukan selama proses perbaikan, seperti yang terjadi di kota bersejarah L’ Aquila di Italia . Pada tahun 2003 kota tersebut mengalami gempa 5.8 skala ritcher yang sangat dekat dengan pusat kota dan banyak nyawa yang hilang karena runtuhnya rumah tingkat 3 dan 4. Ada beberapa bangunan yang berusia 700 tahun yang metode konstruksinya  tidak dapat menahan goncangan kuat dan agresif .

Keadaan kota kosong dan sepi selama penduduk kota masih memperbaiki bangunan bersejarah tersebut.

Wall Strengthening 
Solusi untuk memperbaiki struktur diantaranya sebagai berikut.

  • Langkah pertama bungkus kolom dan balok menggunakan kawat baja,  kemudian plester kolom dan balok yang sudah dibungkus oleh kawat baja dengan mortar yang dimodifikasi dengan polimer berkekuatan tinggi. . Metode ini digunakan  untuk menambah ukuran dan penampilan struktur yang hanya digunakan dalam kasus-kasus tertentu.
  • Langkah kedua perkuat dinding bata yang retak menggunakan ikatan Kawat Ayam, kemudian plaster mortar lapisan struktural di kedua sisi dinding yang retak. Semua plester dan acian harus dapat ditutup dan diisi retakannya dengan menggunakan bahan mortar yang mengandung polimer tinggi ( produk crack repair ).
  • Buatlah beberapa titik untuk kepalaan dengan ketebalan yang sama, yaitu antara 7 – 8mm. Setelah itu, taruh dan ikat kawat diatas kepalaan tersebut. Lalu pasang Kawat Ayam ke dinding yang diikat menggunakan ikatan kawat. Plester dinding dengan ketebalan total 15mm . 
  • Selesaikan dinding dengan TR-30 Acian Putih kemudian dicat.


Perbaikan Retak Besar
Retakan struktural besar biasanya mengikuti alur pada sambungan batu bata  atau dapat menembus kedalam batu bata itu sendiri. Retakan menjalar mulai dari tepi ujung batu bata, pintu atau kusen jendela, dan terus menjalar membentuk garis lurus. 
  • Bongkar setiap plester atau aci yang longgar
  • Bor batu bata dengan kedalaman lubang antara 8-10mm di tiap-tiap sisi retakan setiap 30cm di sekitar retakan dengan kedalaman 3cm. Masukkan tabung plastik ke dalam lubang.
  • Aduk TR-30 Acian Putih dengan Bonding Agent 1:1.
  • Campuran sebaiknya mudah mengalir (encer) sehingga dapat berpindah ke retakan lainnya, tapi tidak mengalir keluar dari celah retakan. Langkah selanjutnya, tambahkan larutan Bonding Agent atau air jika diperlukan. Isi botol plastik dengan campuran adukan dan masukan botol plastik berisi campuran adukan tersebut ke dalam celah hingga keluar di sisi lainnya dan mengisi retakan. 
  • Siapkan peralatan untuk memompa grouting ke celah-celah jika diperlukan. Keringkan sisa material dan tabung selagi dalam keadaan basah. 
  • Isi kembali setiap celah atau acian yang terkelupas dengan TR-30 Acian Putih setelah alat injeksi nat mengering.

Catatan:  TR-30 Acian Putih dapat diampelas halus untuk menggunakan 300-400 grit kertas pasir


Bangunan Tahan Lama

Ponte Fabricio , Roma
Berusia 2.075 tahun
Salah satu contoh pertama dari beton dari Kekaisaran Romawi menggunakan kapur terhidrasi (Gamping).

Jembatan ini masih digunakan sampai sekarang dan masih dapat bertahan beberapa ribu tahun.

Menara Pisa, Italy

Berusia 750 tahun
Setelah beberapa renovasi oleh institusi pada tahun 2008 Menara miring tetap ada selama 750 tahun.
Gedung tersebut dibangun dari marmer dengan mortar dari kapur, lama sebelum semen ditemukan (1824). Bangunan aslinya dirancang hanya untuk  2 lantai setelah itu ada tambahan 6 lantai. Bentuk dudukannya yang miring menyebabkan terkenal dan tradisi foto turis / wisata terlihat membantu menahan menara.

Lawang Sewu, Semarang
Berusia 105 tahun

Sebuah bangunan Belanda yang dirancang untuk sebuah perusahaan kereta api swasta di Semarang masih dalam kondisi baik dan akan tahan selama bertahun-tahun. Itu dibangun dengan standar yang baik dan menggunakan bahan-bahan lokal serta membutuhkan waktu 4 tahun untuk menyelesaikannya.




Berapa lama bangunan dan rumah-rumah akan bertahan di Indonesia?
Banyak rumah baru sudah retak, plester dan acian lepas. Bangunan akan mudah rusak dan bocor, karena masalah desain, metode konstruksi dan bahan yang digunakan, karena hal tersebut bangunan akan membutuhkan banyak perawatan dan mungkin hanya bertahan kurang dari 30 tahun.
Banyak Perumahan menggunakan istilah “Green Building” untuk tujuan pemasaran saja, seharusnya mereka mengerti bahwa kualitas konstruksi adalah kunci bangunan untuk bertahan lama dan tidak memerlukan biaya pemeliharaan serta renovasi yang tinggi.

Sebagian besar  Indonesia berada di area gempa bumi dan tanah umumnya tanah merah yang mudah menyusut dan mengembang karena perubahan musim. Konstruksi harus mampu menahan pergerakan dan curah hujan  tinggi yang kita alami setiap tahun .
Standar Indonesia dalam menentukan desain dan metode konstruksi diharapkan untuk menahan pergerakan bangunan. Bangunan tidak bertingkat harus menggunakan rangka struktural gabungan terintegrasi dengan sistem dinding bata. Bangunan bertingkat harus menggunakan rangka struktural dengan dinding non struktural dan kolom Praktis. Standar-standar ini sering tidak diikuti.

Bahan Tahan Lama


 Pemilihan bahan termurah umumnya berarti barang dengan kualitas rendah. Rendahnya kualitas pasir merupakan salah satu bahan yang menciptakan banyak masalah kualitas bangunan. Lumpur tinggi, kandungan organik, dan gradasi yang buruk dapat mengakibatkan retak serta  ikatan kekuatan rendah. Masalah ini juga solusinya telah dibahas berkali-kali dalam artikel Mortar Tiga Roda di majalah Kokoh, dapat dibaca di blog mortar. www.mortartigaroda.blogspot.com

Kualitas cat merupakan salah satu sumber penyebab masalah . Banyak bangunan menggunakan kualitas cat yang mampu memberikan ketahanan yang baik pada air. Cat acrylic eksternal (luar) harus berkualitas tinggi yang dapat menahan UV, hujan dan fleksibel serta mempunyai daya ikatan yang baik pada acian tersebut.
Sekarang banyak produk mortar tersedia di Indonesia dan perkembangan pemakaiannya semakin meningkat/ populer. Menggunakan produk mortar yang benar/ sesuai peruntukan seperti yang direkomendasikan akan memberikan bangunan anda tahan lama, serta biaya perawatan yang sangat rendah. Biaya tidak harus mahal seperti dalam kasus TR-30 Acian Putih yang sebenarnya lebih murah daripada Semen Acian . Kualitas produksi yang dijaga pabrik dan aplikasi jauh lebih mudah daripada bahan-bahan tradisional  merupakan salah satu nilai lebih dari TR-30 acian putih.
Gunakan produk mortar untuk Pasangan Bata, plester, Acian, Tile Adhesive, Waterproofing dan setiap perbaikan untuk dinding dan beton.

Aplikasi Untuk Bahan Tahan Lama

Meskipun sudah mengunakan pilihan bahan yang terbaik,tetap kita harus memastikan, bahwa metode aplikasi dan bahkan desain bangunan yang digunakan akan memberikan hasil yang tahan lama. Kebocoran air adalah salah satu masalah terbesar dalam bangunan yang menyebabkan banyak perbaikan mahal dan kerusakan bangunan. Atap dan dinding harus dirancang dan dibangun untuk melindungi rumah dari air dan kelembaban yang masuk ke gedung.
Lantai dasar dan drainase bawah tanah juga harus dirancang serta dibangun sebaik-baiknya agar air dari tanah jangan sampai masuk kedalam lantai dan dinding.
Contoh balok beton di atas pintu yang hanya ditahan oleh pasangan 2 cm, yang seharusnya ditahan oleh kolom Praktis. Mereka juga memiliki pasangan lurus panjang di tembok di sebelah kanan yang sangat mudah retak  apabila bangunan ada pergerakan.
Tidak ada kolom praktis di sudut atau yang berbatasan untuk pembukaan yang sesuai dengan standar gempa. kontraktor berharap plester dan acian dapat menahan dinding dan kusen pintu secara bersama-sama.
Walau menggunakan bahan baku tradisional, tetap harus mengikuti standar kontruksi Indonesia untuk menghindari permasalahan yang akan timbul setelah dinding diplaster – aci dan cat.

Beberapa Permasalahan yang sering terjadi  :
• Besi tulangan bar terlalu dekat dengan permukaan beton. Hal Ini menyebabkan besi mudah berkarat dan beton akan delaminate ( mudah terkelupas).
• Menggunakan bahan yang salah seperti semen saja untuk acian atau perbaikan. Sebaiknya harus selalu dicampur dengan pasir atau kapur.
• Aplikasi yang salah seperti plester atau acian terlalu tebal menyebabkan retak dan delaminasi.
• Cat kualitas rendah yang digunakan untuk perlindungan cuaca eksternal.
• Tidak membuat tali air pemisah dari bahan yang berbeda seperti Kayu – Acian , Besi – Acian.
• Tidak membuat celah kontrol pergerakan lantai keramik di mana bentuk lantai menjadi tidak teratur dan sepanjang dinding.
• Mengerjakan plester sebelum atap ditutup yang bisa air terjebak di dinding .
• Mengerjakan cat tembok ketika acian masih lembab.
Untuk mendapatkan kualitas yang bermutu, gunakanlah bahan yang baik, juga alat dan aplikasi yang benar. Gunakanlah produksi dari pabrik mortar seperti TR-30 Acian Putih.
         Bangunan menjadi kokoh dan tahan lama.

 

Training 100 Tukang, Kuningan, Cirebon

“Cement and Mortar Training in Kuningan, Cirebon”


Pelatihan hari sukses untuk 100 tukang dari daerah Kuningan. Pelatihan meliputi diskusi pada aplikasi semen dan mortar Tiga Roda dan solusi untuk masalah-masalah Tukang terhadap proyek-proyek mereka.

Beberapa Tukang memiliki pengalaman dengan TR-30 Acian Putih dan mereka memberi testemonial sangat baik pengalaman baik mereka.

Terima kasih kepada Bp Eka ​​dan tim Jawa Barat Teknis atas kerja keras mereka mengorganisir acara tersebut.

Kualitas Terbaik dengan Semen Tiga Roda – Bagian 4: “Beton”

Bagian 4 : “Beton”

Artikel Baru Seri Kualitas Terbaik dengan Semen Tiga Roda. 

Valencia, Spain
Hampir setiap hari kita banyak bersinggungan dengan semen dan beton, dalam bentuk yang berbeda dan memudahkan kita dalam membangun struktur yang kuat dan kreatif untuk perlindungan dan kenyamanan. Beton mempunyai kuat tekan yang tinggi, dengan kemampuannya itu arsitek dapat merancang dan membuat gedung tertinggi di dunia dengan struktur yang paling kreatif yang pernah ada. Proyek-proyek besar tersebut menggunakan beton ready mixed dengan standar kualitas dan bahan baku berkualitas tinggi. Salah satunya Pionir Beton merupakan salah satu produsen readymixed Indocement untuk proyek-proyek besar di Indonesia.
 
Texas Freeways
Beton Campur dalam Proyek
Sebagian besar di Indonesia pembuatan beton  masih dicampur secara manual dengan tangan terutama proyek-proyek seperti rumah, ruko, sekolah, dan bangunan komersial yang lebih kecil. Kualitas dari adukannya sulit untuk di kontrol dan bahan baku yang digunakan mungkin tidak yang terbaik. Penting bagi kontraktor dan tukang mengerti bagaimana caranya dalam  mencapai kualitas beton yang baik untuk keselamatan dan bangunan yang lebih tahan lama.

Bagaimana Caranya Beton Berfungsi

 
Beton merupakan campuran dari semen, pasir, batu split dan mungkin ada tambahan beberapa aditif untuk membantu workabity. Semen memiliki kuat tekan yang sangat tinggi tetapi tidak dapat digunakan sendiri. Semen disini bekerja sebagai perekat dalam mengikat pasir dan batu kerikil /split bersama-sama. Beton yang dikombinasikan dengan batang besi yang mempunyai kuat lentur tinggi membentuk beton bertulang yang berfungsi dalam membuat struktur tinggi, jembatan, kolom dan lantai rumah kita.

 

 

Semen Portland

Beton Foto Mikroskopis
Hidrasi Semen

 1. Saat air ditambahkan kedalam semen terjadi reaksi kimia yang membentuk jaring-jaring kristal mineral. Reaksi tersebut menimbulkan panas kemudian kristal  akan mengikat pasir / agregat atau besi dalam campuran beton.

2. Setting awal pengerasan terjadi dalam waktu 1 – 2 jam setelah itu 90% dari kekuatan harus dicapai setelah 28 hari.

3. Reaksi ini disebut Hidrasi dan dapat dipengaruhi oleh banyak hal:
   1. Reaksi akan berhenti apabila tidak tersedia lagi air bebas pada campuran, efek yang     terjadi lemah dan permukaan beton menjadi lunak. 
    2. Terlalu banyak air membuat beton lemah karena rasio air dan semen tidak berimbang sehingga semen tetap tidak terhidrasi  dengan baik efek yang terjadi adalah retak karena penyusutan dan permukaan  beton menjadi lunak. 
  3. Jumlah air yang rendah pada semen rasio akan memberikan hasil yang lebih kuat. 0,55 adalah target yang baik tetapi hal itu tergantung pada kualitas pasir dan workability.
     4. Aditif beton dapat digunakan untuk mengurangi kebutuhan air.
     5. Kotoran organik dalam pasir dapat mengurangi kekuatannya hingga 50%.

Pasir

Pasir Limestone
1. Artikel Kokoh sebelumnya membahas tentang plester dan Pasangan Bata termasuk tips tentang kualitas pasir dapat dibaca secara online di mortartigaroda.blogspot.com
2. Kualitas pasir terbaik tanpa tanah lumpur atau kotoran organik dan dengan ukuran gradasi yang baik akan menghasilkan beton terbaik.
3. Bentuk pasir udutnya sebaiknya bulat. Partikel pasir berbentuk rata/lancip sulit untuk bercampur dan  membutuhkan lebih banyak air.
 
Batu Split
 
 
 
 



Batu Split

Ukuran batu split / kerikil harus diantara 10mm hingga 30mm dan bersudut bulat. Hindari berbentuk pipih.
Batuan bisa berasal dari bgranit atau andesit atau sejenis batu kapur keras.

Air

1. Air sebaiknya tidak mengandung kotoran atau garam yang dapat mengurangi atau menunda hidrasi semen.
2. Jangan menggunakan terlalu banyak air karena akan mengurangi kekuatan beton dan meningkatkan risiko retak. Terlalu sedikit air akan mengurangi kekuatan dan kering terlalu cepat yang akan menghasilkan permukaan beton berdebu dan lunak.

Standar Percampuran

Ada banyak variasi dalam desain campuran beton dan rekomendasi ini adalah untuk pencampuran pembuatan beton dilokasi. Beton struktur yang dirancang oleh para insinyur untuk kekuatan kelas tertentu sebaiknya menggunakan supplier beton readymixed seperti Pionir Beton yang mutunya lebih terjaga dari manual.

 

Retak dan Penyusutan

Semen dan beton memiliki banyak celah mikro yang merupakan bagian normal efek dari reaksi hidrasi. Hal itu merupakan  cara terjadinya ikatan antara semen – pasir dan split. Proses ini dapat menjadi masalah visual juga apabila celah-celah tersebut bergabung satu sama lain sehingga membentuk menjadi retak yang lebih besar.
Semen mengalami penyusutan selama terjadi reaksi hidrasi dan hal ini dapat menyebabkan retak panjang. Penggunaan tali air dalam mengarahkan penyusutan akan lebih baik sehingga retak beton menjadi lebih terkontrol. 
Jika pasir memiliki kandungan lumpur tinggi maka membentuk retak yang lebih banyak pada beton karena lumpur akan ikut menyusut. Hal ini mirip dengan penyusutan tanah lumpur di “sawah” yang kita lihat pada musim kemarau. Kandungan lumpur tinggi akan bermasalah karena dapat mengembang saat basah dan menyusut saat kering dan proses dapat berlanjut terus menerus. 
“Kanker” Beton
Efek jangka panjang dari celah-celah tersebut adalah dapat mengakibatkan air masuk kedalam beton dan membuat korosi pada beton bertulang, hal ini sering disebut “kanker beton”. Celah-celah tersebut dapat membuka bagian yang kedap air atau permukaan yang dicat dan memungkinkan air masuk ke dalam beton. Perubahan siklus basah dan kering akan menyebabkan pergerakan pada acian atau plester sehingga terjadi  retak dan tidak menempel pada  beton. Efek lainnya adalah hasil akhir aplikasi menjadi kotor karena air masuk kedalam retak sambil membawa kotoran dan polusi kedalam retak.

Masalah Kelembaban dan Jamur pada Dinding

1. Kerusakan pada Cat / Acian dinding 

yang diakibatkan oleh air dalam tanah yang naik sampai setinggi 80 cm di sepanjang dinding bawah dalam rumah yang muncul bukan karena kebocoran dari air pipa atau bak mandi.

2. Volume air tanah yang berada  di bawah sekitar dinding dan lantai yang  perlahan terkumpul banyak, membuat  air tidak langsung mengalir seluruhnya keluar menjauhi rumah, tetapi  air tersedot melalui kapiler tembok dan plester dinding  lalu keluar melalui acian. 
3. Permasalahan diatas tidak cukup diperbaiki  hanya pada bagian yang terkena saja, tetapi  kita harus mencari sumber airnya dengan mencegah air kembali masuk, mengallrkannya menjauh dari rumah, setelah itu memperbaiki dindingnya.
Penyebab sumber air yang memungkinkan :
a. Air yang mengalir pada celah antar bangunan .
b. Air yang  berasal dari atap tidak masuk ke sistem  drainase dengan baik kemudian   
    merembes melalui tanah dibawah lantai.
c. Jarak Ketinggian tanah dengan lantai rendah sehingga air tanah mudah merambat ke    
    dinding.
d. Adanya drainase yang  terlalu dekat dengan dinding/pondasi bangunan.
4. Pencegahan
a. Dak beton harus dipastikan sudah diwaterproofing dengan baik  untuk menampung/ menahan rembesan air dari genteng. Air yang jatuh diatas atap datar /dak atau air yang turun melalui pipa harus dicek,ujung pipa keluarnya sebelah mana, apabila melalui dak maka air harus diarahkan sehingga  tidak masuk kedalam celah antar dinding batas disebelah kiri.
b. Air yang turun melalui dinding ke tanah melalui pipa harus dicek kondisi sambungan pipanya benar atau tidak. Cara terbaik adalah membuat kotak penampungan air/ kotak drainase di depan dak yang kemudian dialirkan kebawah melalui pipa.

c. Semua air dari dak yang turun melalui pipa kecil yang tertanam ke dinding, lalu   keluar di bagian bawah menuju  saluran pembuangan. Jika ini adalah satu- satunya pipa keluaran untuk dari dak maka pipa yang digunakan terlalu kecil dan tidak memiliki sistem overflow lainnya apabila volume air banyak meluap.
d. Mengubah sistem keluar dengan pipa baru dan sistem overflow dan menutup pipa lama . Memasang sebuah kotak logam/plastik dengan system drainase lubang untuk  air meluap dan pipa baru dengan diameter besar 150mm jika memungkinkan  dapat   dibuat persegi atau bulat. (sesuai dengan gaya rumah )
e. Pipa dari atap harus masuk ke bak dalam tanah dan keluar ke saluran Jalan. Jangan masuk ke drainase untuk tanah atau pipa lain.
f. Pastikan bahwa dinding yang berdekatan menempel dengan dak ditutup dengan  benar menggunakan bahan membran yang dapat menutup sampai dinding kira-kira   sampai 100mm.
g. Mengecat dinding yang berdekatan dengan dinding tetangga dengan cat tahan air dan perbaiki retak apabila ada.
h. Pasang bak drainase penampungan bawah di pinggir rumah . Pipa baru dari atap dapat dialirkan ke bak itu dan kemudian dapat memasang  sebuah pipa besar baru yang dialirkan menjauhi rumah.
i. Pipa lama dapat dibuang.
j. Level tanah yang terlalu  dekat dengan lantai rumah yang mengakibatkan apabila hujan  deras air yang terserap ditanah akan mudah mengalir ke bawah  rumah.  

k. Adanya saluran yang berdekatan dengan pondasi rumah mengakibatkan air dengan mudah masuk kedinding yang merambat melalui pondasi, sebaiknya saluran ini di ditutup atau dibuatkan kembali pembuangan air dalam tanah dengan jarak 60cm sampai 1m di seluruh tepi rumah yang dialirkan menjauhi rumah atau ke saluran air umum.


5. Setelah pekerjaan waterproofing dan pencegahan selesai , tunggu beberapa bulan untuk melihat apakah ada perubahan dinding dalam menjadi kering,  karena hal ini memerlukan waktu yang lama untuk membuat dinding menjadi kering .
Ketika dinding sudah lebih kering dapat mengganti plaster yang lama dengan plaster yang baru setinggi 80cm / setinggi dinding yang bermasalah, tambahkan cairan latex kedalam adukan agar dinding menjadi lebih tahan air, setelah plaster kering sempurna aplikasi acian dan setelah itu bisa cat.
Kami berharap bahwa point-point ini dapat memecahkan masalah kelembaban di dalam rumah Anda .

Kualitas Terbaik dengan Semen Tiga Roda – Bagian 3: "PLESTER"

Bagian 3 : “Plester”
Pada artikel kokoh bagian 3 ini, kita fokus akan membahas bagaimana membuat dinding plaster yang baik, artikel sebelumnya dapat dilihat pada Kokoh Juni 2013 – Kokoh Agustus 2013 tentang Acian dan Pasangan Bata. Semua artikel mortar Tiga Roda sebelumnya juga dapat dibaca di mortartigaroda.blogspot.com

Untuk kualitas terbaik kami sarankan menggunakan plester mortar dicampur. Produk mortar dirancang untuk aplikasi lebih mudah dan  mengurangi risiko retak. 

Kualitas pasir

Bulan lalu kita membicarakan tentang bagaimana memastikan kualitas pasir yang baik untuk membuat pasangan bata dan plester mendapatkan hasil terbaik. Jika pasir memiliki kandungan lumpur tinggi> 5% maka akan ada banyak penyusutan di plester setelah kering.

Pasir yang anda gunakan harus memiliki kadar lumpur dan kandungan organik rendah serta memiliki gradasi yang baik. Ukuran pasir harus dari 0.1mm ke 2.0mm.


Semen

Semen merupakan bahan material yang menghasilkan kekuatan dan tahan air, apabila dikombinasikan dengan kualitas baik pasir dapat membuat dinding plester yang sangat baik. Plester harus fleksibel dan terikat baik pada bata. Jika jumlah semen terlalu tinggi akan terlalu kaku dan mudah retak. Jika jumlah semen terlalu rendah plester akan halus dan mudah lepas.



       Aplikasi
Pasir
Semen
Plester – Tempat Basah
3
1
Plester – Tempat Kering
5
1
Persiapan

1. Dalam mendapatkan hasil kekuatan terbaik sebaiknya plaster menunggu 2 minggu setelah pasang bata selesai. Hal ini untuk mencegah terjebaknya air di dalam dinding apabila aplikasi lebih awal, karena dibawah itu pasangan batanya masih basah.

2. Basahi bata secukupnya sebelum aplikasi karena apabila bata atau bata ringan terlalu basah maka ikatan antara plester dan dinding akan sangat lemah. Juga air yang terperangkap akan menciptakan pertumbuhan bakteri yang akan membuat noda dan merusak cat.

3. Saluran listrik, pipa air, pipa AC dan kotak saklar harus dipasang masuk ke dalam bata kemudian ditutup menggunakan material plester sama yang akan digunakan, hal ini dilakukan minimal 3 hari sebelum aplikasi plester. Tahapan seperti ini dapat mencegah retak plester dari susut karena pergerakan pipa.

4. Untuk proyek bertingkat, kolom praktis merupakan bagian dari konstruksi dinding dan sebaiknya menempel pada pasangan bata, bukan untuk kolom struktural. Kolom praktis sebaiknya menyatu dengan balok dan lantai diikat dengan besi yang berguna menahan dinding tidak bergerak selama gempa bumi.

5. Pada proyek satu lantai  dinding yang dapat diikat pada kolom dan balok menjadi satu sehingga mereka membentuk struktur tunggal yang solid. Struktur pada proyek bangunan bertingkat akan banyak pergerakan dari gempa bumi, defleksi (lendutan) karena adanya tekanan, pergerakan pondasi, perbedaan suhu dll.  Balok dan kolom struktur harus selalu  terpisah dari dinding non struktural hal ini memungkinkan untuk mudah bergerak.

6. Untuk mengontrol retak yang disebabkan oleh gerakan struktural plester tersebut harus dibuat celah untuk pergerakan atau tali air. Tali air harus dibuat apabila ada pertemuan  plester dan kolom struktural atau balok atau bahan yang berbeda seperti kayu atau baja. Jika plester yang bersambungan seperti diatas tanpa udara tali ada kemungkinan terjadi retak yang tidak teratur pada plester dan acian. Fungsi tali ini menyamarkan apabila terjadi retak,karena retakan yang terjadi akan berada dalam celah itu.

Kepalaan

Dalam memastikan tingkat dan ketebalan plaster yang benar, tukang harus mempersiapkan kepalaan / patokan plester sebagai panduan untuk alat jidar selama aplikasi. Kepalaan ini dibuat dengan bahan yang sama ( perbandingan semen pasir nya dan kualitas pasir yang sama ) dengan plaster yang akan digunakan nantinya. Jangan membuat kepalaan lebih kuat  dari plester, karena akan membuat penyerapan air berbeda , efek yang terjadi setelah aplikasi acian akan menyebabkan retakan di sepanjang tepi kepalaan tersebut.

Aplikasi untuk Plester

1. Basahi tembok, bata ringan atau beton dan jangan aplikasi plester di bawah sinar matahari yang kuat atau angin kencang yang bisa membuat pekerjaan terlalu cepat kering. Semen membutuhkan air untuk hidrasi yang memberikan kekuatan untuk campuran plester. Setelah aplikasi plester, lembabkan dinding untuk beberapa hari dan agar kekuatan dinding dapat meningkat.

2. Plester yang dikamprot ke dinding diratakan menggunakan Jidar a. (a panjang lurus dari aluminium atau kayu) Ketika dinding setengah kering, tukang dapat membuat dinding lebih halus dengan roskam besi atau, jika tidak ada acian yang akan diaplikasikan.

3. Beton harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan minyak apapun dari cetakan setelah itu beton di ‘chipping’/ dikasari untuk memberikan permukaan kasar atau dapat menggunakan agen bonding / lem putih untuk memberikan adhesi yang baik ke permukaan beton Bonding agent dapat dicat pada beton sebelum plesteran atau dapat dicampur dalam plester.

4. Metode pencampuran terbaik adalah dengan menggunakan mixer molen listrik yang akan memastikan plester homogen. Pencampuran di lantai dengan cara tradisional tidak dapat menghasilkan campuran semen merata di plester.

5. Ada cara lain dalam aplikasi plaster yaitu menggunakan mesin semprot ( spray ) untuk plaster dalam hal ini harus menggunakan mortar yang siap pakai dalam menghasilkan produk yang maksimal. Metode ini belum banyak digunakan di indonesia.

6. Rata-rata ketebalan untuk plester pada bata harus 15mm dan 10mm pada bata Ringan. Jika plester harus tebal sebaiknya diaplikasikan dalam 2 tahap.

7. Sudut luar dapat menggunakan logam atau plastik yang ditempel ke plester atau langsung ke dinding untuk mendapatkan hasil acian lurus. Hal ini tidak umum bagi Indonesia dan sebagian proyek hanya akan menggunakan plester dalam membuat sudut. Hasil yang baik dapat dicapai jika menggunakan mortar berkualitas  dan hasil aplikasi plester rata dan lurus menggunakan jidar lurus serta kepalaan sebagai panduan.

Aplikasi plester adalah tahap yang paling penting dari konstruksi dinding. Ini adalah dasar untuk Acian kualitas dan finishing cat dan perawatan harus diambil untuk melakukan pekerjaan dengan baik plester Anda.









Dengan kualitas Plester/Acian bagus, 
rumah ini pasti tahan lama.