Training Tukang for Better Quality

Kebanyakan tukang bangunan di Indonesia tidak memiliki latar belakang pendidikan konstruksi, baik pendidikan formal maupun informal. 

Kalaupun ada, pelatihan yang diterima para tukang bangunan adalah berupa memperhatikan tukang yang lebih senior bekerja, kemudian langsung mempraktekannya. Itu sebabnya hampir tidak ada tukang bangunan bersertifikasi ataupun memiliki pengetahuan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Akibatnya tidak ada standar yang baku terhadap kualitas finishing pekerjaan konstruksi.
Untunglah kini hadir TR30 Acian Putih, produk mortar yang mudah diaplikasikan dan memudahkan para tukang bangunan untuk menghasilkan kualitas finishing yang baik melalui 1 jam pelatihan.  Berikut adalah tips-tips yang dapat membantu Anda dalam membimbing dan mensupervisi tukang Anda untuk mencapai kualitas akhir yang lebih baik tanpa biaya tambahan :
1.  Plester dan pasangan bata yang berkualitas baik. Pasir kualitas prima dengan kandungan lumpur dan organik yang rendah serta gradasi yang baik akan menghasilkan tembok yang berkualitas baik dan tegak. Ratakan plester menggunakan kepalaan dan jidar agar plesteran tidak terlalu tebal. Biarkan plester mengering dalam waktu kurang lebih 2 minggu sebelum mengaplikasikan acian.
2.  Kolom praktis harus sama tebalnya dengan pasangan bata agar tebal plesteran yang menutup seluruh permukaan dinding dan kolom praktis sama tebalnya.
3.  Kabel listrik dan pipa AC harus ditanam dalam bata sebelum aplikasi plesteran.
4.  Sebelum mengaplikasikan TR30 Acian Putih, pastikan dulu atap telah terpasang agar dinding yang akan diplester/diaci terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan. Bingkai pintu dan jendela serta plafon pun sebaiknya dipasang dahulu sebelum mengaplikasikan acian untuk menghemat waktu perbaikan atas kerusakan pada saat finishing. Sebab TR30 Acian Putih baru siap dicat setelah 5 hari, kita tidak dapat terburu-buru mnyelesaikan Acian sebelum pekerjaan lainnya selesai.
5.  Selesaikan pekerjaan plesteran dan acian di bagian luar bangunan dahulu sehingga dinding sudah kedap air sebelum aplikasi acian di dinding bagian dalam. Dinding tidak boleh terlalu  kering atau terlalu basah saat aplikasi acian dilakukan dan bila pasangan bata pada dinding bagian luar langsung terkena hujan maka akan menyerap lebih banyak air yang akan mempengaruhi kualitas acian pada dinding bagian dalam.
6.  Disarankan agar kelembaban dinding yang akan diplester < 15%.
7.  Jangan menggunakan roskam kayu atau kape untuk mengaplikasikan TR30 Acian Putih. Roskam kayu akan menghasilkan permukaan acian tebal dan kasar. Sedangkan aplikasi dengan kape menghasilkan permukaan acian berukuran kecil-kecil karena ukuran kape yang kecil, akibatnya permukaan acian akan kering tidak merata. Jadi sebaiknya gunakanlah roskam besi atau roskam plastik.
8.  Sebaiknya tukang menggosok dinding yang diaplikasi dengan TR30 Acian Putih selama 20-40 menit.
9.  Gunakan styrofoam atau blok karet dari potongan sandal untuk menggosok permukaan acian untuk menyamarkan bekas roskam dan memadatkan permukaan acian. Jangan menggunakan kantong semen bekas atau roskam kayu untuk menggosok permukaan acian.
Ada banyak metode aplikasi TR30 Acian Putih untuk menghasilkan kualitas akhir yang baik.Contohnya saja seorang tukang mengaci dengan TR30 Acian Putih dengan cara mengaplikasikan lapisan Acian setebal 1,5 mm – 2mm di permukaan dinding.  Ada juga tukang yang mengaplikasikan lapisan acian dengan sangat tipis dan basah di permukaan dinding lalu melapisinya dengan dengan lapisan acian yang lebih tebal kemudian melapisinya lagi dengan lapisan acian yang sangat tipis dan basah. Kedua cara aplikasi 2 tukang tersebut benar, namun pastikan acian tidak terlalu cepat kering dan tebal acian sebaiknya antara 1mm – 3mm.
Ada pertanyaan atau butuh bantuan seputar aplikasi Mortar Tiga Roda? Tim Technical Engineer Tiga Roda selalu siap memberikan pelatihan gratis untuk mandor ataupun tukang bangunan Anda. Pelatihan dapat dilakukan di lokasi Toko Bangunan, proyek Anda atau di Tiga Roda Training Centre di Slipi, Jakarta. Hubungi Distributor Semen Tiga Roda setempat atau Call Center kami untuk pengaturan waktu pelatihan.

Bagaimana Membuat Rumah Anda Nyaman dan Sehat

Sebagian besar masalah dapat diselesaikan jika mortar kualitas yang baik digunakan seperti TR30 Acian Putih



Dinding yang dibangun dengan metode tradisional akan memiliki banyak masalah seperti retak dan mengelupas pada catnya. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan mortar berkualitas baik seperti mortar TR30 acian putih.Selama ini di Indonesia kebanyakan kontruksi rumah dan bangunan telah dibangun dengan mutu standar yang lebih rendah. berikut ada beberapa tips untuk dapat membantu memperbaiki masalah rumah dan bangunan yang umumnya terjadi :
A.Retak Rambut pada dinding retak rambut biasanya terjadi setelah selesai aplikasi yang dikarenakan susut pada plaster atau acian atau cat. Cat yang berkualitas baik dapata menutup retak rambut,dalam hal ini sebaiknya cat tidak boleh ditambahkan air apbila perlu dapat ditambahkan maksimal 10%. Retak rambut terjadi apabila dinding basah dan apabila kemudian mengering air yang berada didalam dinding akan berusaha keluar sehingga menimbulkan retakan mikroskopik pada plaster dan acian. Berdasarkan itu kandungan air harus dihentikan sebelum dilakukan pengecatan.
B. Retak Susut besar yang membentuk garis bulat secara kontinu pada plaster,terbentuk karena adanya penyusutan. Hal ini disebabkan oleh kandungan lumpur yang tinggi pada pasir yang berkualitas buruk. Dinding plaster ketika dia terkena air akan mengembang dan apabila mengering akan menyusut hal ini apabila kita umpamakan mirip dengan sawah,sehingga plaster yang kadar lumpur tinggi akan terjadi retak seperti disawah. Dalam memperbaiki hal diatas langkah pertama kita harus menghentikan air yang masuk kedalam dinding dan kemudian isi retakan fdengan TR 30 yang telah ditambahkan dengan lem putih 5%.
C.Retak Lurus disebabkan karena pergerakan struktur yang memberikan tekan pada dinding bata non struktural. Pergerakan ini biasanya terjadi karena gempa, penyelesaian pondasi,penurunan dari struktur,perubahan suhu atau angin kencang pada gedung tinggi. Retak lurus ini pula dapat terjadi pada sambungan bata dengan beton,bata dengan kayu, dan bata dengan besi. Sambungan pada bahan yang berbeda harus dibuat tali air sehingga apabila terjadi retakan,retaka itu akan berada didalam tali air singga tidak akan begitu telihat.
Pada pasangan bata partisi sebelum menyentuh ring balok sebaiknya diberikan celah 1 cm kemudian celah tersebut diisi dengan bahan yang flexibel seperti styrofoam. Retak lurus dapat juga terjadi karena dari saluran pipa listrik. Untuk mencegah ini sebaiknya pipa listrik ditanam didalam bata jangan diatas pemukaan bata, hal ini sebaiknya dilakukan sebelum aplikasi plaster. Dalam memperbaiki retak dengan membuka celah retakan sampai dengan 2mm, dan retakan dibersihkan dari debu yang menempel kemudian dibasahi dengan air. Retakan diisi dengan menggunakan produk “crack filler”/pengisi retak atau bisa menggunakan TR 30 yang ditambahkan dengan lem putih 5%. Dalam hal ini jangan memperbaiki hanya dengan semen saja. Karena semen kurang flexibel
Retak lurus akan sering terjadi jika bangunan terus bergerak jika hal ini terjadi kita harus membuat celah didinding yang diisi dengan menggunakan sealant yang sangat flexibel seperti polysulfid atau silikon.
D. Kelembaban dapat menyebabkan banyak masalah pada dinding antara lain cat mengelupas, noda alkali dan tumbuh jamur untuk memperbaikinya. Pertama-tama kita harus menemukan sumber dari kelembaban sebelum memperbaiki dinding,hal ini biasanya disebabkan oleh bocoran dasar kamar mandi atau bak mandi,pipa yang rusak,rembesan air pada dinding pembatas dan rembesan air tanah. Kelembaban yang terjadi didalam rumah tidak hanya cukup dihentikan dengan menggunakan waterproofing saja,tetapi harus dibuatkan membran waterproofing, penambahan aditif pada plaster dan penambahan lem putih pada acian luarnya setelah itu menggunakan cat luar yang berkualitas. Setelah sumber kelembaban diperbaiki dan dibersihkan barulah dinding dicat kembali.
Dinding yang lembab dapat menyebabkan jamur yang bewarna hitam yang tumbuh diatas permukaannya hal ini dapat berbahaya untuk kesehatan pernafasan seperti asma dan alergi. Jamur dapat dihilangkan dengan produk khusus penghilang jamur,sampai benar -benar bersih setelah itu dicat kembali.
Pada dinding yang lembab ketika terjadi penguapan akan meninggalkan bercak putih berupa garam alkali,air yang berada didalam dinding akan membawa garam dari semen dan pasir dari pasangan bata,plaster dan acian tradisional. Masalah diatas dapat diatasi dengan menyikat permukaan dinding yang bermasalah dengan menggunakan hcl encer ( hcl : air = 1 : 10 ). Acian yang menggunakan semen biasa akan menambah permasalahan dan biaya terutama garam alkalinya dan kita harus menunggu kurang lebih 3 minggu sampai kadar alkalinya turun,kadar airnya < 15% dan pH 9 barulah dinding dapat dicat kembali.

Apa Kata Mereka Tentang Acian Putih

Setelah lebih dari satu tahun TR30 Acian Putih di produksi oleh Pt Indocement Tunggal Prakarsa kami bertemu dengan berberapa toko dan kontraktor yang sudah menjual dan memakai TR30 Acian Putih. Semua komentar dari mereka tentang TR30 sangat positif, hasil aplikasi acian putih sangat memuaskan para penggunanya. Berikut komentar mereka tentang acian putih TR 30
Pemilik Toko: Bp. Acuan
                        Toko Cahaya Borneo
Lokasi:                 Pondok Kopi, Jakarta
“Saya jual acian putih ke perorangan dan kontraktor perumahan, hasilnya lebih baik dan murah”
” Acian Putih sudah ‘jalan’ banyak laku di toko saya, karena hasilnya bagus, tidak ada masalah. Harga lebih murah dari mortar lain.” 
Pemilik Toko: Bp. Suwarto & 
                                 Bp Amar & Ibu Meilina
                         Toko Cahaya
Lokasi:                  Perumnas Kelender, Jakarta
” Hasilnya lebih bagus , harga lebih murah dan retak lebih sedikit.”
“Dari tahun 1978 saya hanya menjual Semen Tiga Roda saja dan sekarang saya tetap tidak mau jual mortar lain hanya mortar dari Tiga Roda”
“Banyak pembeli perorangan mencari produk Tiga Roda dan hanya kontraktor besar mencari yang murah” 
Pemilik Toko: Bp. Hasan
                        Toko Alam Jaya
Lokasi:                 Rawamangun, Jakarta
” Harga lebih murah dari produk putih lainnya dan hasil lebih bagus.”
Pemilik Toko: Bp. Cecep & Ibu Dian
                        Toko Beruang
Lokasi:                Manggarai, Jakarta
” Saya tinggal disini 46 tahun dan sebelum ada semen bapak saya menjual kapur, ( gamping). Setelah ada semen, saya jual Tiga Roda dan sekerang sudah berubah ke mortar. Saya pilih mortar dari Tiga Roda”
” Acian Putih Tiga Roda lebih murah, hasilnya bagus dan tidak ada masalah”
Kontraktor: Bp. Budi Priyanto
                PT. Billy Indonesia
Proyek:         Rumah Tinggal, Pluit
” Aplikasi acian menggunakan Acian Putih TR30 hasilnya bagus, untuk cat bagus, finis bagus, tidak retak retak. Semua proyek saya menggunakan Acian Putih.”
“Harga /m2 tidak ada masalah, training tukang satu jam selesai semua langsung bisa.”
Kontraktor: Bp. Billy Serworwora
                PT. Garis Bangun Indonesia
Proyek:         Rumah Tinggal, Warung Buncit
Hasil aplikasi Acian Putih jauh lebih bagus dan kerjaan lebih cepat. Untuk luas 1,000m2 bisa selesai tidak sampai satu minggu, kami sudah selesai aci. Langsung bisa di cat.”
” Setelah menggunakan Acian Putih saya tidak mau pakai acian tradisional lagi. Lama kering dan lama mengecatnya”
Mereka semua sudah mencoba menjual dan memakai Acian Putih TR 30 dari Indocement….BAGAIMANA DENGAN ANDA??

TR30 for Fishing Boats?

Para nelayan di Tanjung Kait, Banten menemukan cara yang lebih baik untukmembuat perahunya kedap air.
Pada bulan Juli yang lalu, salah seorang Technical Engineer Tiga Roda menerima telepondari toko di Tanjung Kait dengan permintaan yang tidak seperti biasanya.Mereka bertanya jika TR30 dapat digunakan sebagai bahan kedap air dan untuk melindungi perahu kayu para nelayan?
Saya jawab, ini tidak mungkin untuk banyak alasan dan tidak merekomendasikan. Tetapi, para nelayan mengabaikan masukan kami dan tetap menggunakan TR30. Baru-baru ini, Technical Support kami , Firdaus dan Ismail mengajak saya ke Tanjung Kait untuk melihat langsung hasil dari aplikasi yang tidak biasa ini.
Nelayan di Tanjung Kait hidup dari mencari rajungan dan secara tradisional mereka menggunakan semen untuk membuat kedap perahu kayu mereka. Biasanya semen diaplikasikan dengan campuran lem putih, setelah itu dicat dengan cat akrilik. Dan biasanya hanya bertahan satu bulan, karena lapisan ini akan pecah dan lepas. Sekarang mereka menggunakan TR30 Acian Putih dan didapatkan hasil yang masih baik setelah lebih dari tiga bulan.
TR30 Acian Putih diaplikasikan dengan menggunakan tangan dan mereka sudah dapat melaut lagi pada hari berikutnya. Mereka sangat senang karena TR30 lebih murah, lebih ringan dan tahan lebih lama dibandingkan dengan lapisan semen. Mereka juga menyukai warna putih dari TR30 yang dapat membuat cat di perahu terlihat lebih terang.
Mereka memakai 3.5 kg lem putih dengan 40 kg TR30 dan ini sudah cukup untuk membuat kedap air seperti yang diinginkan. Aplikasi yang sangat ekstrem
karena mortar terus menerus dalam kondisi basah di bagian bawah perahu, dan
kondisi kering di bagian atas dari permukaan air and terus menerus dalam kondisi basah dan kering pada saat perahu digunakan di laut.
Ini adalah salah satu inovasi dari penggunaan TR30 Acian Putih dan solusi yang lebih murah dan lebih baik untuk para nelayan di Tanjung Kait.

Berbagai Permasalahan pada Plaster yang Berasal dari Pasir

Kualitas pasir yang rendah dapat menyebabkan retak dan timbul noda yang terjadi pada acian dan cat



Pasir alam yang ditambang dari sungai mempunyai endapan lumpur,memiliki banyak kotoran dan sama halnya dengan paris berasal dari pantai banyak terkontaminasi bahan-bahan yang dapat membuat masalah pada plaster dan acian. Pasir terbaik untuk mortar (campuran adukan semen-pasir instan) harus mempunyai gradasi yang baik, kadar lumpur yang rendah,kandungan bahan organik rendah dan bentuk potongan pasir yang kuat.
Masalahnya sebagian  besar pasir di Indonesia mempunyai kualitas rendah dan banyak yang tidak sesuai dengan SNI 03-6820-2002. Masalah-masalah yang umum sering terjadi adalah:
Kadar lumpur 

Standar SNI maksimal 5% kadar lumpur yang tinggi dapat menyebabkan retak dan susut.Sebagai perumpamaan adalah sawah,lumpur akan mengembang ketika basah pada musim hujan dan pada musim kemarau saat kering  lumpur akan menyusut dan terjadi retak yang dalam.Hal yang sama juga dapat terjadi pada plaster,kadar lumpur yang tinggi dapat menyebabkan kekuatan ikatan menjadi lemah dan banyak retak pada plaster. Untuk menguji kadar lumpur campurkan pasir dengan air dalam gelas dan kemudian kocok selama 1 menit. Biarkan pasir untuk mengendap selama 2-3 jam. Endapan halus yang terbentuk dapat dilihat sebagai lapisan lumpur di atas pasir.

Kadar Organik
Standar untuk SNI adalah “Tidak ada kandungan Bahan Organik” 
Bahan organik berasal dari pohon-pohon dan dedaunan yang telah tercampur dalam pasir dan biasanya sudah membusuk. Kandungan kadar organik tinggi dapat mengurangi kekuatan semen terutama berbahaya untuk kekuatan beton. Dalam mortar bahan organik akan mengurangi kekuatan ikatan dan akan terlihat sebagai noda coklat atau kuning di acian dan cat. 
Garam 
Pasir pantai sebaiknya tidak digunakan, kecuali jika dicuci dahulu dan bebas dari kadar garam.Penggaraman akan menimbulkan korosi pada logam dan kerusakan pada cat. 
Gradasi Pasir
Tabel gradasi pasir pada SNI menentukan ukuran maksimum dan minimum pasir. Pasir yang berukuran cenderung sama yang terlalu kasar atau terlalu halus akan memiliki kekuatan yang rendah pada plaster dan mudah terjadi retak. 
Acian Quality – Untuk plester kualitas terbaik selalu menggunakan pasir kualitas yang baik dicampur dengan Semen Tiga Roda dan acian dengan TR30 Acian Putih.

Interior – Exterior

Acian Putih TR30

Interior – Exterior

Acian Putih TR 30 dapat digunakan pada dinding interior dan exterior, tetapi dalam hal ini tukang harus dapat memahami kondisi dan karakter dari dinding plaster sebelum mengaplikasikan TR 30 apakah dinding itu masih basah atau kering
Plester
Kondisi plasteran harus ditunggu sampai plasteran kering dan penyusutannya selesai (± 2 minggu) sebelum pengaplikasian acian.
Dalam kondisi kering tukang harus membasahi dinding beberapa kali sebelum aplikasi TR30. Pada dinding basah, terutama didaerah sering hujan dinding tidak perlu dibasahi. Jika acian mengering terlalu cepat maka akan sulit untuk menyelesaikan acian, hasil aplikasinya akan lemah dan berdebu.
Dalam kondisi normal Acian Putih TR30 dapat digunakan untuk plester pada dinding dalam dan luar. Jika dinding terkena sinar matahari langsung atau hujan, tanpa ada perlindungan atap, hal yang terbaik untuk aplikasi mortar adalah dengan menambahkan 2% Lem Putih. Hal ini akan memberikan ketahanan terhadap air, meningkatkan fleksibilitas dan tahan terhadap efek cuaca.
Beton
Biasanya permukaan beton lebih halus dan padat serta lebih banyak menyerap air, untuk itu dibutuhkan suatu polimer untuk membantu ikatan pada acian. Untuk aplikasi Acian Putih pada permukaan beton harus ditambahkan 2% Lem Putih untuk campurannya. Jika permukaan betonnya tegak lurus, terkena sinar matahari dan hujan langsung dapat ditambahkan 4% Lem Putih untuk meningkatkan ikatan dan ketahanan terhadap air.

Sentul City

Project Case Study

Sentul City
Rumah Kualitas Tinggi
Proyek ini merupakan proyek perumahan berkualitas di perbukitan Sentul City, dengan desain minimalis modern. Foto sebelah kanan menunjukkan rumah yang dirancang untuk target pasar berkualitas tinggi.
Kontraktor sudah familiar dengan premixed mortar dan sudah banyak menggunakan salah satu merek terkemuka untuk Acian dan Tile Adhesive.
Pada pasangan bata merah dan plaster mereka menggunakan adukan tradisional yaitu campuran antara semen dan pasir hitam.
Lantai dasar pertama pada rumah ini menggunakan mortar acian abu abu dengan kualitas yang wajar.
White Mortar TR 30 diperkenalkan kepada kontraktor yang tertarik pada keuntungan dan manfaat yang lebih pada saat pengecatan.
 
 
Mortar Acian Abu Abu vs White Mortar TR30
Kontraktor menguji aplikasi pada sejumlah dinding dengan Mortar Acian abu-abu dengan merek saat ini vs White Mortar TR30. Hasilnya dapat dilihat dengan jelas pada foto disamping.
Grey Mortar Acian
Setelah aplikasi kemudian ditambahkan satu lapis sealer dan satu lapis cat, hasilnya masih menunjukkan bayangan warna abu-abu pada dinding. Kita menyarankan pada Kontraktor setidaknya akan memerlukan paling sedikit dua lapisan cat dasar untuk penyelesaian yang baik. (Foto Kiri)
 
 
 
 
White Mortar TR30

Setelah mereka menerapkan satu lapis cat hasil dindingnya benar-benar
putih dan hanya akan membutuhkan tidak lebih dari satu lapisan cat untuk menyelesaikan. Ini merupakan penghematan dari satu lapis sealer plus satu lapisan cat. (Foto Kanan)
Beberapa tukang sebagian besar pada saat aplikasinya pada menggunakan roskam kayu dan digosok menggunakan tripleks,hal ini menyebabkan beberapa noda berwarna kuning tetapi dengan satu lapis cat cukup menutup dinding kemudian langsung putih. Aplikasi acian TR 30 menggunakan roskam kayu menghasilkan ketebalan sekitar 2mm sedangkan jika menggunakan roskam besi besih atau paralon ketebalan aplikasi bisa sampai 1.5mm.
Kontraktor telah menghitung penghematan yang substansial dalam pengecatan dan kemudian menyelesaikan semua proyek menggunakan Mortar Putih TR30 untuk semua aciannya dalam maupun luar.


Metode Variasi Untuk Aplikasi Acian TR-30

Banyak proyek melakukan aplikasi acian dengan cara berbeda-beda dan kualitas hasil aciannya pun berbeda-beda.


Roskam Besi dan Styrofoam
Keuntungan acian menggunakan roskam besi adalah tebal acian akan lebih tipis dan lebih halus dibandingkan menggunakan roskam kayu. Dengan roskam besi acian dengan ketebalan 1 mm akan mudah dicapai. Roskam besi harus berbentuk persegi panjang dan lentur atau tidak boleh terlalu kaku.


Penggunaan Jidar dan kawat galvanis

Untuk mendapatkan hasil acian yang benar–benar rata, bisa menggunakan kawat galvanis diameter 1,5 mm (untuk tebal acian 2 mm) sebagai dudukan / tahanan jidar. Kawat galvanis fungsinya sama dengan kepala plesteran. Caranya kawat tersebut diikatkan dengan erat ke batas acian dinding bawah dan batas acian dinding atas dengan menggunakan paku. Posisi kawat harus dalam keadaan tertarik dan menempel plesteran. Jarak antara kawat disesuaikan dengan panjang jidar yang digunakan, biasanya sekitar 2-3m. Setelah adukan dihamparkan kemudian ratakan dengan menggunakan jidar. Dengan cara tersebut akan dihasilkan acian yang rata.



Aplikasi Acian Menggunakan Roskam Kayu
Roskam kayu bisa digun
akan untuk aplikasi acian TR30 seperti yang biasa dilakukan para tukang. Mereka biasanya membuat roskam dengan ukuran lebih besar, lebar 10-15 cm dan panjang 30–40 cm sehingga menampung adukan lebih banyak. Hal tersebut dapat mempercepat aplikasi acian. Apabila menggunakan roskam kayu biasanya minimal ketebalan acian 2 mm dan permukaan acian tidak sehalus roskam besi. Hal tersebut dikarenakan permukaan kayu/multipleks lebih lengket.


Memoles dengan Roskam
Dimungkinkan untuk menggosok/memoles acian dengan roskam kayu, roskam plastik atau roskam besi tapi hasilnya akan memiliki beberapa noda. Roskam kayu akan memberikan noda coklat dan roskam besi atau roskam plastik akan memberikan noda hitam pada acian. Sehingga supaya acian tetap bersih sebaiknya acian dipoles menggunakan Styrofoam.

Memoles dengan Karet
Memoles acian dengan blok karet juga bisa memberikan hasil yang baik. Yang penting karet harus rata dan bersih. Beberapa tukang menggunakan potongan “sandal bekas” yang diberi pegangan.


Kamprot dan Roskam
Ada tukang yang menerapkan TR30 dengan campuran yang encer. Kemudian adukan tersebut dikamprotkan ke permukaan plesteran yang basah kemudian diratakan dengan roskam besi. Secara bertahap menambah ketebalan acian sesuai yang diinginkan. Acian tersebut kemudian dipoles dengan styrofoam setelah 1 jam. Cara ini agak lambat tetapi hasil akhirnya sangat bagus.

Roskam dari Paralon
Banyak tukang membuat roskam dari bahan pipa PVC. Caranya pipa PVC dipotong sepanjang kurang lebih 40 cm kemudian dibelah dan dipanaskan. Setelah dipanaskan PVC dipres hingga rata. Kemudian dipasang pegangan dari kayu. Acian menggunakan roskam PVC hasilnya sama dengan menggunakan roskam besi. Ada roskam plastik berwarna hitam yang banyak dijual di Toko material, tetapi roskam tersebut terlalu tebal dan kaku.

Memoles dengan Kertas Semen Bag
Memoles acian semen dengan menggunakan kantong kertas semen adalah sudah menjadi kebiasaan. Biasanya hasilnya kelihatan halus tetapi acian tidak rata. Untuk acian mortar putih, disamping hasilnya tidak rata juga akan membuat permukaan acian menjadi kotor.

Untuk hasil aplikasi Acian yang baik, gunakanlah White Mortar TR30. Aplikasi Acian menggunakan White Mortar TR30 :
• Tebal acian 1-3 mm
• Menggunakan roskam besi

• Poles permukaan acian setelah 20–30 menit dengan menggunakan styrofoam

Project Case Study Marketing Office

1.0 Bangunan Rangka Baja

Bangunan menggunakan rangka baja, lantai dari beton dan dinding dari bata merah. Konstruksi baja tidak sekaku konstruksi beton sehingga biasanya terjadi pergerakan yang dapat mengakibatkan retak pada dinding.

Pasangan dinding bata pada dasarnya sangat kaku.

Kualitas plesteran tidak baik, banyak terjadi retak akibat struktural maupun akibat penyusutan. Mereka menggunakan acian mortar abu – abu pada dinding lantai dasar tetapi hasilnya banyak terjadi retak dan di beberapa tempat berdebu.

2.0 Mock up

Kami melakukan mock up White Mortar TR30 pada dinding lantai pertama dimana hanya terdapat beberapa keretakan akibat penyusutan pada plesteran dinding tersebut.

Kami hanya sekali membasahi dinding plesteran, kemudian melakukan acian TR30 seluas 1 m x 1 m. Ternyata waktu pengeringan terlalu cepat, kurang dari 20 menit, sehingga penyelesaian acian lebih sulit dan membutuhkan lebih banyak memoles dengan styrofoam.

Kami melakukan mock up yang ke dua, tetapi dinding plesteran dibasahi sebanyak dua kali. Hal tersebut untuk memastikan acian tidak terlalu cepat kering. Hasilnya sangat baik dengan aplikasi sangat mudah dan hanya memerlukan sedikit memoles dengan styrofoam.

3.0 Rekomendasi

Kontraktor maupun tukang proyek tersebut sangat terkesan dengan proses maupun hasil acian TR30. Mereka juga dapat belajar bagaimana menerapkan acian TR30 dengan baik.

Masalah yang terjadi pada proyek tersebut antara lain:

3.1 Plesteran banyak terjadi retak yang disebabkan oleh pergerakan struktur baja dan akibat penyusutan.

Hal tersebut dapat diatasi dengan menambahkan dilatasi antara baja dengan dinding bata. Sedangkan retak akibat penyusutan disebabkan pasir yang digunakan banyak mengandung lumpur. Sebaiknya pasir yang digunakan kandungan lumpurnya tidak lebih dari 5 %.

Retak – retak pada plesteran tersebut dapat diatasi dengan mengisi retakan tersebut menggunakan White Mortar TR30 ditambah lem putih (50 gr / 2 kg TR30).

3.2 Retak – retak pada acian abu – abu.

Dilihat dari jenis retakanya hal tersebut disebabkan plesteran baru berumur tiga hari sudah dilakukan acian. Dimana plesteran pada umur tersebut masih terjadi penyusutan yang mengakibatkan retak pada acian. Disarankan acian dilakukan setelah plesteran berumur 14 hari.

3.3 Acian yang berdebu.

Hal tersebut disebabkan kurang membasahi plesteran sehingga acian terlalu cepat kering. Pada kondisi tersebut proses hidrasi semen terganggu sehingga mengakibatkan daya rekat acian rendah. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan membashi plesteran lebih banyak.

3.4 Acian mengelupas

Hal tersebut terjadi akibat plesteran yang rapuh akibat pasir yang digunakan mengandung banyak lumpur. Untuk memperbaikinya plesteran dan acian harus dikupas kemudian diplester dan diaci ulang.

Acian Putih TR-30 – Acian Tips

Kualitas Plesteran
Aplikasi acian sangat tergantung dari kualitas plesteran.Kualitas plesteran yang baik akan menghasilkan acian yang baik pula. Plesteran harus rata dan halus sehingga akan menghemat bahan acian.

Jika pasir yang digunakan untuk plesteran mengandung lumpur terlalu tinggi, maka plesteran akan terjadi penyusutan yang tinggi sehingga plesteran akan terjadi retak.

Sebelum dilakukan acian plesteran harus kering dan tidak terjadi lagi penyusutan
Seharusnya acian dilakukan pada plesteran berumur 2-3 Minggu untuk dinding dalam sedangkan untuk dinding luar bisa lebih cepat (2 Minggu). Apabila acian terlalu cepat dilakukan maka dapat menimbulkan retak pada acian.

Jika dinding bata sangat basah pada saat dilakukan plesteran, maka air akan terperangkap sehingga diperlukan waktu lama untuk mengeluarkan air tersebut.

Membasahi Plesteran
Membasahi plesteran pada saat akan melakukan acian adalah penting, hal tersebut untuk menghindari agar acian (White Mortar) tidakterlalu cepat kering. Semen pada White Mortar sangat membutuhkan air untuk proses hidrasi. Jika acian terlalu cepat kering maka hasil acian akan lunak dan permukaan acian akan berdebu.

Apabila waktu yang dibutuhkan dari selesai penghamparan acian sampai acian dapat dipoles sekitar 20-30 menit maka kelembaban plesteran cukup. Tetapi apabila kurang dari 20 menit berarti plesteran terlalu kering dan apabila lebih dari 30 menit berarti plesteran terlalu lembab.

Tebal Acian
Tebal acian harus 1-3 mm. Jika kurang dari 1 mm akan mengering terlalu cepat. Apabila lapisan pertama kurang dari 1 mm maka sebelum lapis pertama tersebut kering harus dilakukan lapis berikutnya sampai minimal 1 mm.

Apabila pada plesteran banyak lubang maka satu hari sebelum dilakukan acian, lubang – lubang tersebut harus ditutup.

Apabila tebal acian lebih dari 3 mm, maka harus dilakukan dua lapis. Biarkan lapisan pertama kering selama beberapa hari baru dulakukan lapis berikutnya.

Jalur Pipa Listrik
Sebelum acian White Mortar dilakukan jalur pipa listrik harus ditutup terlebih dahulu dengan plesteran.
Komposisi campuran untuk plesteran dan untuk menutup jalur pipa listrik harus sama. Apabila tidak sama akan terjadi perbedaan pengeringan pada saat dilakukan acian, sehingga penyelesaiannya akan lebih sulit.

Kepala Plesteran
Komposisi campuran untuk kepala plesteran juga harus sama dengan plesteran sehingga waktu pengeringan pada saat dilakukan acian akan sama / merata.

Kolom Praktis
Antara kolom praktis dan dinding bata sering terjadi retak akibat berbagai gerakan dan penyusutan. Untuk menghidari hal tersebut bisa dibuat tali air antara kolom praktis dengan dinding bata atau dengan menambahkan lem putih pada adukan plesteran.
Komposisi Campuran
Perbandingan campuran acian White Mortar adalah 2-2,5 TR30 : 1 air (berdasarkan volume). Pencampuran dapat dilakukan dengan tangan atau mesin mixer. Pencampuran dengan mixer akan menghemat penggunaan air.
Campuran jangan terlalu encer seperti acian semen abu – abu karena akan mengakibatkan terjadinya susut dan hasilnya lebih lunak.

Lebih baik pencampuran dapat dilakukan dengan cara direndam seperti yang telah dilakukan beberapa tukang. Caranya isi ember dengan White Mortar s
ebanyak maksimal 3/4 ember, kemudian rendam ember yang telah terisi White Mortar tersebut, biarkan beberapa saat sampai gelembung udara dari ember tersebut tidak ada. Angkat ember tersebut kemudian tuangkan airnya dan adukan bisa digunakan.

Roskam
Sebaiknya menggun
akan roskam besi atau paralon untuk melakukan aplikasi acian White Mortar TR30 dan ketika setengah kering poles acian tersebut menggunakan styrofoam untuk mendapatkan permukaan halus.

Penggunaan roskam kayu akan membuat adukan lebih kental dan hasilnya kurang halus. Begitu juga apabila kantong semen digunakan untuk memoles hasilnya kurang bagus dan hasil acian kelihatan kotor.
Jaga peralatan dan ember agar tetap bersih dan tidak terkontaminasi aplikasi semen abu – abu.

Sudut Luar
Bagian sudut luar harus menggunakan profil logam atau plastik, tetapi hal ini tidak biasa digunakan di Indonesia. Bisa juga untuk sudut luar ditambahkan semen putih sebanyak 10-20 % untuk mendapatkan hasil lebih keras.

Untuk aplikasi acian dinding beton dan plafon beton dapat menggunakan White Mortar TR30 dengan menambahkan 2% (berdasarkan volume) lem putih. Lem putih tersebut untuk menambah kekuatan dan fleksibilitas.




Dinding Luar
Untuk dinding luar dapat menggunakan White Mortar TR30 tetapi aplikasinya harus lebih hati-hati harus dipastikan dinding dalam keadaan lembab.Pada saat aplikasi harus terlindung dari sinar matahari dengan menutup terpal. Hal tersebut agar acian tidak terlalu cepat kering.

Bagian atas permukaan dinding yang tidak tertutup atap dan dapat menyerap air hujan, permukaan acian harus dibuat sedikit miring sehingga air cepat mengalir. Dan tambahkan lem putih sebanyak 5 % pada White Mortar untuk aplikasi tersebut. Hal ini untuk memberikan daya tahan terhadap air. Untuk meningkatkan daya tahan terhadap air sebelum acian berumur 1 bulan dilakukan pengecatan minimal satu lapis.

Perbaikan Retak
Perbaikan keretakan dapat dilakukan dengan menggunakan White mortar TR30 dengan mencampur 5% lem putih. Retak rambut sering terjadi pada acian namun hal tersebut tidak akan muncul kembali setelah dilakukan pengecatan, kecuali retak tersebut diakibatkan retak struktural yang masih bergerak.

Pengecatan
Pengecatan dapat dilakukan setelah acian berumur 5 hari, dan apabila alkali maksimal PH = 9 dan kelembaban dinding maksimal 14%.

White Mortar TR30 sudah putih dan tidak memiliki masalah dengan alkali, berbeda dengan acian tradisional. Acian TR30 tidak perlu plamir atau cat dasar. Pengecatan cukup dilakukan dua lapis, cat yang berkualitas akan memberikan hasil yang baik.